Presiden Korea International Cooperation Center for Information Security (KOICS) Han Jinsub secara resmi membuka program Capacity Building on Conducting Online Learning di KOICA International Cooperation Center, Seongnam, Gyeonggi-do, Korea Selatan, Senin (19/10). Program ini merupakan bentuk kerja sama antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI dan Korea International Cooperation Agency (KOICA) yang berlangsung pada 18–31 Oktober 2026, sekaligus menandai tahun kedua dari program kemitraan tiga tahun (2025–2027). Dalam sambutannya, Han Jinsub berharap program peningkatkan kapasitas ini tidak berhenti pada tata cara penyelenggaraan pembelajaran berbasis digital semata, melainkan mampu memperluas jangkauan edukasi ke berbagai pelosok daerah di Indonesia.
Key Person Program, Nurul Atikoh, menegaskan bahwa pembelajaran dalam jaringan (online learning) merupakan komponen krusial dari Trade Corporate University (Trade CorpU), yakni sistem pembelajaran terintegrasi milik Kemendag. Melalui skema ini, pelatihan digital diharapkan dapat menjangkau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Perdagangan yang tersebar di wilayah Indonesia hingga perwakilan RI di luar negeri. "Para peserta diharapkan dapat membawa pulang modul, instrumen, maupun metodologi praktis yang siap diimplementasikan secara langsung di unit kerja masing-masing," ujar Nurul.
Program pelatihan selama dua pekan ini diikuti oleh 17 peserta dari delapan unit kerja di lingkungan Kemendag. Komposisi peserta terdiri dari 11 perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) selaku mitra pelaksana program, serta enam perwakilan dari Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Ditjen Perdagangan Luar Negeri, dan Badan Kebijakan Perdagangan. Pembagian ini dirancang agar pengembangan materi pembelajaran Trade CorpU disusun langsung oleh para pengampu substansi kebijakan perdagangan.
Program pelatihan selama dua pekan ini diikuti oleh 17 peserta dari delapan unit kerja di lingkungan Kemendag. Komposisi peserta terdiri dari 11 perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) selaku mitra pelaksana program, serta enam perwakilan dari Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri, Ditjen Perdagangan Luar Negeri, dan Badan Kebijakan Perdagangan. Pembagian ini dirancang agar pengembangan materi pembelajaran Trade CorpU disusun langsung oleh para pengampu substansi kebijakan perdagangan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta akan mendalami materi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), pengembangan media pembelajaran interaktif, serta implementasi pembelajaran bauran (blended learning). Seluruh rangkaian pembelajaran di Korea Selatan ini ditujukan untuk mengakselerasi kualitas SDM Perdagangan di seluruh Indonesia. Rangkaian acara pembukaan diakhiri dengan sesi foto bersama antara Presiden KOICS Han Jinsub, Direktur KOICS Kim Rhan, dan tim pelaksana KOICS bersama seluruh peserta dari Kemendag.

