Search

Pusbangkom Aparatur Perdagangan Menyelenggarakan Pelatihan Teknis Integrated Strategic Communication For Trade Promotion

  Dengarkan Berita Ini


Untuk meningkatkan kompetensi aparatur perdagangan dalam merancang dan melaksanakan Integrated Marketing Communication (IMC) guna mendukung promosi produk perdagangan Indonesia, Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan (Pusbangkom AP) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Integrated Strategic Communication for Trade Promotion pada 21–27 Oktober 2026.

Saat membuka pelatihan, Kepala Pusbangkom Aparatur Perdagangan, Bambang Jaka Setiawan, menegaskan bahwa promosi perdagangan Indonesia harus berbasis data, terstruktur, dan berorientasi hasil melalui pendekatan Integrated Marketing Communication (IMC). Ia juga menyoroti pentingnya pembelajaran berbasis praktik lewat Trade Corporate University (Trade Corpu). “Ukuran keberhasilan pelatihan ini bukan dari seberapa banyak teori yang dicatat, melainkan kemampuan peserta menyusun strategi bauran komunikasi yang valid, realistis, dan siap diimplementasikan demi mendorong ekspor Indonesia,” tegas Bambang.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Bangkom Bidang Ekspor Nasional, Caterin Simamora, melaporkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan dengan metode blended learning ini diikuti oleh 30 peserta. Seluruh peserta berasal dari unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Caterin menambahkan, kegiatan ini difasilitasi oleh Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Perdagangan serta praktisi dari Center for Public Relations, Outreach and Communication (CPROCOM). Kurikulum pelatihan dirancang mencakup materi Pengetahuan Produk, Integrasi Produk dalam Strategi Perdagangan, Integrated Marketing Communication (IMC), Implementasi Strategi Bauran Komunikasi Pemasaran, hingga Evaluasi Akhir.

Kapusbangkom berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan secara aktif dan mampu memahami serta menerapkan strategi komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication) dalam mendukung promosi produk perdagangan Indonesia. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara optimal di unit kerja masing-masing guna meningkatkan efektivitas promosi dan mendukung kinerja ekspor Indonesia.