Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) Aparatur Perdagangan, Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Pelatihan Teknis Analisis Data dan Informasi Produk Ekspor secara daring pada 8-12 September 2025. Pelatihan diikuti oleh 39 peserta, terdiri dari 29 orang internal Kementerian Perdagangan dan 10 perwakilan dari Dinas Perdagangan di berbagai daerah. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan HS Code, yang menjadi prasyarat untuk memastikan peserta memiliki fondasi pengetahuan yang kuat sebelum mendalami materi analisis data.
Dalam sambutannya, Kepala Pusbangkom Aparatur Perdagangan, Muhammad Rivai Abbas, menekankan pentingnya analisis data sebagai alat krusial dalam pengambilan keputusan yang strategis dan cerdas. "Analisis data memungkinkan kita untuk mengidentifikasi tren pasar, preferensi konsumen, dan faktor lain yang mempengaruhi ekspor suatu produk," ujar beliau. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kemampuan ini juga penting untuk mengevaluasi sarana produksi dan distribusi, serta membuka peluang untuk diversifikasi produk dan pengembangan pasar yang lebih potensial. Di tengah tantangan global yang makin kompleks, mulai dari perubahan kebijakan hingga fluktuasi mata uang, penguasaan analisis data menjadi modal utama untuk menunjang tugas dan pekerjaan aparatur perdagangan.
Selama lima hari, para peserta menerima materi dari para pengajar yang berasal dari Badan Kebijakan Perdagangan, Kementerian Perdagangan dan Universitas Pelita Harapan. Kurikulum pelatihan mencakup lima mata pelatihan utama yaitu: Teori Perdagangan Internasional, Analisis Data Ekspor Indonesia, Identifikasi Produk Unggulan Ekspor, Analisis Daya Saing Produk Ekspor, serta Praktik Pengolahan dan Analisis Data Ekspor. Pembelajaran diakhiri dengan sesi seminar yang interaktif.
Sebagai penunjang proses pembelajaran, Pusbangkom Aparatur Perdagangan telah menyiapkan modul dan video pembelajaran yang dapat diakses oleh para peserta. Dengan bekal ini, diharapkan para peserta dapat menguasai kemampuan menganalisis informasi produk ekspor secara mandiri, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kinerja individu dan institusi.
Pelatihan ini menjadi langkah nyata Pusbangkom Aparatur Perdagangan dalam mencetak aparatur yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi dinamika perdagangan global demi kemajuan ekspor Indonesia.

