Pusdiklat Perdagangan Mendorong Peningkatan Ketersediaan Masker dan Hazmat Berkualitas

DEPOK – Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Perdagangan RI melalui Balai Diklat Penguji Mutu Barang (BDPMB) melaksanakan Pelatihan Teknis Pengambilan Contoh Masker Medis serta Pengujian Masker dan Hazmat, secara daring, Senin (15/02). Selain untuk meningkatkan kompetensi SDM Penguji Mutu Barang, pelatihan juga bertujuan untuk mendorong peningkatan ketersediaan masker dan hazmat yang berkualitas sesuai standar.

Tujuan tersebut disampaikan oleh Plt. Kapusdiklat Perdagangan, Ibu Fetnayeti, saat membuka pelatihan. Turut hadir yakni Kepala Balai Diklat Penguji Mutu Barang, Basa Sianipar, Widyaiswara Ahli Utama Pusdiklat Perdagangan, Ibu Srie Agustina, Kepala Balai Diklat Penguji Mutu Barang, Ibu Basa Sianipar, kabag TU Pusdiklat Perdagangan, koordinator bidang ASN dan non ASN Pusdiklat Perdagangan, koordinator Widyaiswara Pusdiklat Perdagangan, dan pejabat fungsional di lingkungan Pusdiklat Perdagangan. dan pejabat fungsional di lingkungan Pusdiklat Perdagangan.

“Ketersediaan hazmat, masker medis maupun kain yang sesuai dengan persyaratan mutu sangat krusial dalam memerangi Covid-19. Ketersediaan masker dan hazmat yang sesuai standar tentunya mengurangi risiko terpapar virus. Untuk itu, peranan SDM Penguji Mutu Barang menjadi semakin penting dalam memastikan mutu masker yang beredar di masyarakat sesuai dengan standar,” kata Ibu Fetnayeti

Plt Kepala Pusdiklat Perdagangan Fetnayeti menambahkan bahwa penyelenggaraan pelatihan ini dilakukan sebagai salah satu upaya Pusdiklat untuk tetap berkontribusi dan aktif dalam segala aktivitas dan tetap dapat menjalankan kewajibannya sebagai lembaga diklat di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung. Melalui inovasi pembelajaran Pusdiklat, E-Learning Center yaitu Learning Management System “Kompetensi Unggul Perdagangan” atau disingkat dengan KUDAGANG.

Dalam laporannya, Kepala Balai Diklat Penguji Mutu Barang, Ibu Basa Sianipar, menjelaskan bahwa Pelatihan Teknis Pengambilan Contoh Masker Medis akan berlangsung pada tanggal 15-19 Februari 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 15 pejabat fungsional Penguji Mutu Barang. Sedangkan, pelatihan Teknis Pengujian Masker dan Hazmat berlangsung pada tanggal 15-20 Februari 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Materi dalam pengujian masker kain mencakup pengujian parameter fisika yakni uji daya tembus udara, parameter kimia seperti pengujian zat warna azo karsinogen, uji kadar logam, serta uji kadar PFOS dan PFOA. Terakhir, pengujian mikrobiologi seperti aktivitas antibakteri serta efisiensi filtrasi bakteri. Pengajar dalam diklat pengujian masker kain berasal dari Balai Besar Tekstil yaitu Suryani Ratnasari, Wulan Astuti, Agus dan Rini.

Sedangkan untuk diklat PC masker medis, materi yang disampaikan antara lain pengetahuan jenis produk masker medis, Sistem Standardisasi Nasional dan Kebijakan Pengambilan Contoh, Sistem Sertifikasi Personel, dan Teknik Pengambilan Contoh. Bertindak sebagai pengajar adalah Bapak Haryo Satrio Tomo, dari Institut Teknologi Bandung.

“Semoga usai mengikuti pelatihan ini, peserta diklat meningkat kompetensinya dalam pengambilan contoh masker medis serta pengujian masker dan hazmat. Serta, manfaat juga dirasakan oleh unit asal peserta dengan antara lain peluang menambah ruang lingkup atau bahkan sampai membentuk LsPro (Lembaga Sertifikasi Produk),” kata Ibu Fetnayeti menutup sambutannya.

0 Komentar - Tulis Komentar

Saran dan Kritik