Pembukaan Diklat Teknis Pengujian Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan Diklat Teknis Penilaian Angka Kredit (PAK)

Depok- Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Bapak Suhanto, membuka secara resmi Diklat Teknis Pengujian Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dan Diklat Teknis Penilaian Angka Kredit (PAK) secara daring di Pusdiklat Perdagangan Depok, Senin (21/9). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pusdiklat Perdagangan, Julia Gustaria Silalahi, Kepala Balai Diklat Penguji Mutu Barang, Basa Sianipar, beserta segenap koordinator dilingkungan Balai Diklat Penguji Mutu Barang, Pusdiklat Perdagangan.

 “Revolusi industri 4.0 bisa menjadi peluang sekaligus tantangan bila SDM Indonesia tidak siap. Revolusi industri yang saat ini terjadi menggabungkan antara peralatan industry konvensional dengan teknologi digital dan internet, sehingga dapat mendorong ekspor serta produktifitas bekerja. Namun, hal ini dapat menjadi hambatan apabila SDM kita tidak siap. Maka SDM Unggul mutlak menjadi prioritas pemerintah saat ini, ” jelas Bapak Suhanto dalam sambutannya.

Kepala Pusdiklat Perdagangan, Julia Gustaria Silalahi, menyampaikan bahwa Pusdiklat Perdagangan sebagai ujung tombak pembangunan SDM Perdagangan yang maju dan unggul senantiasa berupaya untuk menyelenggarakan diklat yang berkualitas. Mengingat situasi pandemi saat ini diklat akan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi KUDAGANG, dengan demikian pembelajaran dapat tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta.

Diklat Pengujian AMDK akan diselenggarakan selama enam hari yaitu pada tanggal 21-26 September 2020. Peserta diklat berjumlah 20 (dua puluh) orang yang berasal dari seluruh Indonesia. Sedangkan pengajar berasal dari Tim Puslit Kimia LIPI. Pada diklat tersebut peserta akan mempelajari  pengujian anion, mikrobiologi, dan logam pada AMDK. Sebagai pengganti praktikum, peserta akan melihat video pembelajaran pengujian AMDK yang telah disiapkan oleh panitia.

Sedangkan untuk diklat Penilaian Angka Kredit (PAK) akan diselenggarakan selama lima hari pada tanggal 21-25 September 2020. Peserta juga berjumlah 20 (dua puluh) orang yang merupakan tim penilai angka kredit Jafung PMB dari instansi seluruh Indonesia. Pengajar adalah tim dari Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu yang merupakan unit Pembina JF PMB. Dalam diklat ini peserta akan mempelajari kebijakan dan pembinaan JF PMB, tim penilai dan sekretariat tim penilai, serta penetapan angka kredit untuk JF PMB. Setelah mengikuti diklat ini diharapkan peserta diklat mampu menetapkan angka kredit bagi JF PMB sesuai prosedur yang berlaku.

“Ini pertama kalinya saya mengikuti diklat secara daring di Pusdiklat Perdagangan.  Saya merasa senang karena tetap dapat produktif belajar walaupun sekarang kita sedang berada di tengah pandemi. Saya berharap dapat mengikuti diklat dengan baik dan ilmunya dapat diterapkan di tempat kerja,” ujar Reni Zuliqa, salah satu peserta diklat. Selamat dan sukses untuk para peserta!

 

 

0 Komentar - Tulis Komentar

Saran dan Kritik